Tingkat inflasi di Australia dirasakan masih tinggi dan perlu penanganan serius. Hal ini menyebabkan bank sentral Australia, Reserve Bank of Australia (RBA) memilih untuk tidak mengikuti langkah bank sentral Amerika menurunkan suku bunganya. RBA kemarin malah menaikkan suku bunganya dari 6.75% menjadi 7.00%.
Archives
ELNUSA (ISX: ELSA) Melantai
Hari ini PT. Elnusa resmi melantai di bursa dengan kode saham ELSA. Elnusa masuk ke bursa dengan harga IPO Rp400. ELSA sempat mencapai harga tertinggi di awal perdagangan di harga Rp550 sebelum muncul aksi ambil untung dan saat ini kembali berada di level 510.
Pasar Kembali Mengalami Tekanan
Setelah kenaikan-kenaikan yang cukup mengesangkan selama seminggu belakangan ini, pasar kembali mengalami tekanan menjelang libur Hari Raya Imlek. Penurunan yang cukup signifikan di bursa New York dikarenakan data ekonomi yang keluar ISM-Service Index keluar di bawah perkiraan pasar.
Memaafkan Bernanke
Setelah beberapa bulan terakhir ini Bernanke selalu membuat pasar kecewa dengan keputusan-keputusannya yang menunda melakukan penurunan suku bunga, seminggu terakhir ini Bernanke sepertinya bertobat dan mengikuti kemauan pasar. Tampaknya Bernanke mulai menyadari bahwa situasi ekonomi Amerika benar-benar mulai serius menuju resesi. Bila tidak cepat ditangani maka akan benar-benar masuk resesi.
FED Memangkas Kembali Suku Bunganya Sebesar 50 Bps.
Bank sentral Amerikan, The FED, kembali memangkas suku bunganya masing-masing sebesar 50 basis poin untuk FED funds rate dan Discount rate. Dengan demikian dalam seminggu terakhir ini FED telah memangkas sebesar 125 basis poin. Suatu penurunan yang cukup besar dan sangat jarang terjadi.
Selamat Jalan Pak Harto
Hari Minggu tanggal 27-01-2008, pada pukul 13:10 WIB, mantan presiden kedua Republik Indonesia, Jend. Purn. H.M. Soeharto meninggal dunia pada usia 86 tahun. Banyak jasa yang telah diberikan oleh beliau terhadap negeri ini juga terhadap kemajuan bursa saham di Indonesia. Selain juga banyak kekurangan dan sisi negatif dalam pemerintahan beliau.
Serangan Balik
Kemarin, beberapa bursa melakukan serangan balik. Yang sempat tercatat cukup mengesankan adalah Hangseng dan IHSG. Tampaknya para pelaku pasar dikedua bursa tersebut termasuk yang paling handal dalam memperkirakan arah pergerakan ke depan.